Selasa, 13 Januari 2026

Geliat Ekonomi Kreatif dalam Gelombang Konser Internasional, Cuma FOMO doang???


Dalam beberapa tahun terakhir, jagat media sosial Indonesia terus diramaikan oleh fenomena "war tiket" yang melibatkan puluhan ribu orang secara serentak. Mulai dari konser Coldplay di Jakarta hingga dampak ekonomi masif dari The Eras Tour milik Taylor Swift, hiburan musik skala besar telah berubah dari sekadar pertunjukan seni menjadi fenomena sosial dan ekonomi yang luar biasa. Viralitas ini didorong oleh satu motif psikologis yang kuat: Fear of Missing Out atau FOMO.

Secara sosiologis, FOMO menciptakan urgensi di mana individu merasa harus hadir dalam sebuah peristiwa agar tetap relevan di lingkungan sosialnya. Media sosial seperti TikTok dan Instagram berperan sebagai katalisator utama, di mana konten mengenai konser tersebut menciptakan standar kebahagiaan baru di kalangan generasi muda. Namun, di balik perilaku konsumtif ini, terdapat dampak positif yang signifikan terhadap sektor ekonomi kreatif.

Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa konser internasional memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang nyata. Sektor pariwisata, seperti perhotelan dan transportasi, mengalami lonjakan permintaan hingga dua kali lipat saat perhelatan berlangsung. Tidak hanya itu, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga mendapatkan keuntungan dari penjualan merchandise, jasa transportasi khusus, hingga sektor kuliner di sekitar lokasi acara. Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf pun mulai serius melihat potensi ini sebagai salah satu penggerak Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Namun, fenomena viral ini bukan tanpa tantangan. Maraknya penipuan tiket daring, praktik percaloan yang tidak terkendali, hingga masalah infrastruktur transportasi menuju venue masih menjadi kendala utama. Hal ini menuntut adanya regulasi yang lebih ketat serta perlindungan konsumen yang lebih baik agar ekosistem industri hiburan di Indonesia tetap sehat dan berkelanjutan.

Sebagai kesimpulan, viralnya konser-konser internasional adalah refleksi dari perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih mengedepankan "ekonomi pengalaman" (experience economy). Meskipun FOMO menjadi motor penggerak utamanya, fenomena ini membuktikan bahwa industri kreatif memiliki potensi besar untuk memulihkan dan memperkuat ekonomi nasional jika dikelola dengan manajemen yang profesional dan transparan.

Daftar Pustaka:

  • CNBC Indonesia. (2024). Dampak Ekonomi Konser Taylor Swift ke Singapura dan Pelajaran Bagi Indonesia.
  • Kompas.com. (2023). Fenomena FOMO di Balik War Tiket Konser Coldplay.
  • Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2023). Laporan Capaian Sektor Ekonomi Kreatif melalui Event Internasional.

Minggu, 25 Oktober 2020

Your life is as good as your mindset

 Semuanya teruntuk yang sudah berlalu, menjadikan alasan agar tetap hidup, pelajaran berharga setiap kisah.

Waktu akan selalu berjalan ia melakukan Job Desk nya, detik bergeser, menit terlampaui, hitungan jam berganti. langkah kaki berjalan lurus tanpa mengeluh setiap lika-liku nya, bahwa makna sebenarnya ada di sana.


Pelajaran, belajar, aksi

tiga point dilakukan secara berurutan

inilah kehidupan.


Jumat, 01 Mei 2020

I'tirof

Ya Tuhanku, aku tidaklah pantas menjadi ahli syurga-Mu
tetapi aku tidak pula sanggup menanggung siksa nerakaMu
ampunkan dosaku, terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkau maha mengampuni dosa dosa besar

Dosaku banyak bagaikan butir pasir di pantai
maka terimalah taubatku wahai Dzat yang Maha Agung
Umurku terus berkurang setiap hari,
namun dosa dosaku bertambah setiap hari

Bagaimana aku mampu menanggungnya ?
Ya Tuhanku, hamba-Mu yang berlumur dosa ini datang kepada-MU

Sesungguhnya aku benar benar berdosa kepadaMU Dan bila Engkau tidak mengampuni aku
kepada siapa lagi aku berharap selain Engkau ?

Senin, 27 April 2020

Open Your Mind Baby!


Hampa dengan kenyataan, 
pait yang dirasakan. 

ternyata masih ada pikiran Kolot sebagian manusia tentang cara mereka menilai Masa Lalu Seseorang. 



Sebagian manusia menilai masa lalu menjadi tolak ukur mereka,
kenangan seakan terasa sebagai Aib
padahal ia lebih baik dinikmatin tanpa diskriminasi,
sebagai mana manusia bisa mencapai tujuannya
setelah melalui perjalanan.


Smg bisa menemukan pikiran jernih dalam hatimu, Syg.



Jumat, 05 April 2019

Jangan Berhenti Di Tengah Badai PART 4

Perbuatan baik yang paling sempurna adalah perbuatan baik yang tidak terlihat. Namun..
Dapat dirasakan hingga jauh ke dalam relung hati.

Jangan menghitung apa yang hilang.
Namun hitunglah apa yang tersisa.

Sekecil apapun penghasilan kita, pasti akan cukup bila digunakan untuk Kebutuhan Hidup.
Sebesar apapun penghasilan kita, pasti akan kurang bila digunakan untuk GAYA HIDUP. - Alm. Benyamin Sueb

Tidak selamanya kata-kata yang indah itu benar.
Juga tidak selamanya kata-kata yang menyakitkan itu salah. - Andre dwi adha

Hidup ini terlalu singkat, lepaskan mereka yang menyakitimu.
Sayangi mereka yang peduli padamu.

Bersakit-sakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian.

Hidup mapan tapi Sopan
Hidup kaya raya tapi Sengsara
Hidup seadanya tapi penuh Cinta
Hidup penuh amarah tapi tak pernah ter Arah. - Andre dwi adha

Aku ingin hidup dengan SEDERHANA, banyak bunga di taman surga, teman-temanku layak bersamaku, teduh bersama di relung hati yang jauh didalam sana.

Aku ingin HIDUP dengan kebebasan dimana aku tak lagi ingin beradu debat dengan KHALAYAK. Aku tak mau fana.. Buka karna benci, tapi penuh dengan maki didalam nya...

Damai-damai kehidupanku..
Jabat erat penuh kasih sayang
Untuk apa terus bertengkar pertemuanku adalah kabar.

Jangan Berhenti Di Tengah BADAI Part 3

Hidup butuh MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN.

BUTUH pengorbanan supaya kita tahu KERJA KERAS..

BUTUH air mata supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI.

BUTUH dicela supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI..

BUTUH tertawa & senyum supaya kita tahu mengucapkan syukur..

BUTUH orang lain supaya kita tahu kita TAK SENDIRI.

Jangan selesaikan MASALAH dengan mengeluh, berkeluh kesah, dan marah-marah.
Selesaikan saja dengan sabar, bersyukur dan jangan lupa TERSENYUM.

Teruslah MELANGKAH walau mendapat rintangan.. Jangan takut..
Saat tidak ada lagi tembok untuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud.


Jangan Berhenti Di tengah BADAI Part 2

Setelah beberapa kilometer, SAMPAILAH mereka pada daerah yang kering & matahari bersinar.

"SILAKAN berhenti & keluarlah". Kata Ibu.
"KENAPA sekarang ?". Tanya-tanya.
"Agar kau BISA MELIHAT seandainya berhenti di tengah badai".

Sang Anak berhenti & keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Dia MEMBAYANGKAN orang-orang yang terjebak di sana.

Dia BARU mengerti bahwa JANGAN PERNAH BERHENTI di tengah badai KARENA akan terjebak dalam ketidak pastian.

Jika kita sedang menghadapi "badai" kehidupan, TERUSLAH berjalan. JANGAN berhenti & putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus menakutkan.

LAKUKAN saja apa yang dapat kita lakukan & yakinkan diri bahwa BADAI PASTI BERLALU.
KITA tidak kan pernah berhenti, tetapi maju terus
Karena kita yakin bahwa di depan sana Kepastian dan Kesuksesan ada untuk kita.

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!.

BUTUH batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI.

BUTUH semak berduri supaya kita WASPADA.

BUTUH persimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam memilih.

BUTUH petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan.